Kedua belas, Janganlah Menyuruh Saudaranya Berdiri Atau Berpindah Tempat Lalu Ia Duduk Ditempatnya


Redaksi Hadits:
حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ هُوَ ابْنُ سَلَّامٍ قَالَ أَخْبَرَنَا مَخْلَدُ بْنُ يَزِيدَ قَالَ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ سَمِعْتُ نَافِعًا يَقُولُ سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا يَقُولُ نَهَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُقِيمَ الرَّجُلُ أَخَاهُ مِنْ مَقْعَدِهِ وَيَجْلِسَ فِيهِ قُلْتُ لِنَافِعٍ الْجُمُعَةَ قَالَ الْجُمُعَةَ وَغَيْرَهَا
Terjemah Hadits:
Telah menceritakan kepada kami Muhammad -yaitu Ibnu Salam- berkata, telah mengabarkan kepada kami Makhlad bin Yazid berkata, telah mengabarkan kepada kami Ibnu Juraij berkata, Aku mendengar Nafi' berkata, Aku mendengar Ibnu 'Umar berkata, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melarang seseorang meminta kawannya berdiri dari tempat duduknya lalu dia menempati tempat duduk tersebut. Aku bertanya kepada Nafi', Apakah ini berlaku pada saat shalat Jum'at? Dia menjawab, Untuk shalat Jum'at dan yang lainnya. HR. Bukhari
Takhrij Hadits:
  1. Musnad Ahmad, Musnad al-Mukatstsirin min al-Shahabat, Musnad ‘Abdullah bin Umar, hadits no. 5567
  2. Shahih al-Bukhari, Kitab al-Isti’dzan, Bab Laa Yuqimu al-Rajulu al-Rajula min Majlisihi, hadits no. 6269
  3. Shahih Muslim, Kitab al-Salaam, Bab Tahrim Iqamat al-Insan min Maudhi’ihi, hadits no. 2177
  4. Sunan Abi Daud, Kitab al-Adab, Bab fii al-Rajuli Yaqumu al-Rajula fii Majlisihi, hadits no. 4828
  5. Sunan at-Tirmidzi, Abwab al-Adab, Bab Karahiyatu An Yuqama al-Rajulu Min Majlisihi, hadits no. 2749

Mutiara Hadits:
  • Larangan Rasulullah kepada seseorang meminta kawannya berdiri dari tempat duduknya lalu dia menempati tempat duduk tersebut,
  • Anjuran meminta izin terlebih dahulu jikalau hendak menempati tempat duduk seseorang,
  • Ini berlaku tidak hanya pada shalat jum’at saja, tetapi dalam keadaan apapun sama saja.

Wa a-Lahu A'lam bi al-Shawwab.

Komentar