Hadits Ke-36 Dalam khutbahnya beliau membaca Al Qur`an dan memberi peringatan

Redaksi Hadits:
و حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى وَحَسَنُ بْنُ الرَّبِيعِ وَأَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ قَالَ يَحْيَى أَخْبَرَنَا و قَالَ الْآخَرَانِ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَحْوَصِ عَنْ سِمَاكٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ قَالَ كَانَتْ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خُطْبَتَانِ يَجْلِسُ بَيْنَهُمَا يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيُذَكِّرُ النَّاسَ
Terjemah Hadits:
Dan Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya dan Hasan bin Rabi' dan Abu Bakar bin Abu Syaibah -Yahya berkata- telah mengabarkan kepada kami -sementara dua orang yang lain berkata- telah menceritakan kepada kami Abul Ahwash dari Simak dari Jabir bin Samurah ia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melakukan khutbah Jum'at dua kali, di mana beliau duduk di antara keduanya. Dalam khutbahnya beliau membaca Al Qur`an dan memberi peringatan kepada jama'ah. HR. Muslim
Takhrij Hadits:
  • Musnad Ahmad, Bab Hadits Jabir bin Samurah, hadits no. 28886
  • Sunan ad-Darimi, Bab al-Qu’ud baina al-Khutbatain, hadits no. 1600
  • Sunan Abi Daud, Bab al-Khutbatu Qaiman, hadits no. 1094


Mutiara Hadits:
  1. Lafazh Yaqra’u al-Qur’an wa Yudzakkiru al-naas, ini menjadi dalil bagi Syafi’i bahwasanya disyaratkan dalam Khutbah menasehati dan membaca al-Qur’an, tidak sah dua khutbah kecuali membaca Tahmid, Shalawat serta menasehati yang ketiganya wajib dibaca dalam dua khutbah, serta wajib membaca al-Qur’an diantara salahsatunya dan wajib membaca do’a bagi kaum mukmin di khutbah yang lain.
  2. Adapun imam malik, abu hanifah dan jumhur ulama berpendapat cukup baginya apa-apa yang masyhur.


      Wa a-Lahu A'lam bi al-Shawwab.

Komentar