حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ قَالَ حَدَّثَنَا
حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ صُهَيْبٍ عَنْ أَنَسٍ وَعَنْ يُونُسَ
عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ بَيْنَمَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
يَخْطُبُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ إِذْ قَامَ رَجُلٌ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَلَكَ
الْكُرَاعُ وَهَلَكَ الشَّاءُ فَادْعُ اللَّهَ أَنْ يَسْقِيَنَا فَمَدَّ يَدَيْهِ وَدَعَا
Telah menceritakan
kepada kami Musaddad berkata, telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid
dari 'Abdul 'Aziz bin Shuhaib dari Anas dan dari Yunus dari Tsabit dari Anas
berkata, "Ketika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sedang menyampaikan
khutbah pada hari Jum'at, tiba-tiba ada seorang laki-laki berdiri dan berkata,
"Wahai Rasulullah, telah binasa binatang ternak (unta) dan telah binasa
kehidupan (telah menjadi sulit), maka berdo'alah kepada Allah agar menurunkan
air untuk kami." Rasulullah lalu menengadahkan kedua telapak tangan dan
berdo'a." HR. Bukhari
Takhrij
Hadits:
Musnad
Ahmad, Bab Anas bin Malik, hadits no. 13016
Shahih
al-Bukhari, Bab al-Istisqa fii al-Masjid, hadits no. 1013
Shahih
Muslim, Bab ad-Du’a fii al-istisqa, hadits no. 897
Mutiara
Hadits:
Hadits
ini mengandung artian tentang tatacara berdo’a, yaitu dengan mengangkat tangan
ke atas, namun tidak seperti mengangkat tangan ketika shalat.
Adapun
mengangkat tangan dalam sholat istisqa’, terdapat sifat yang berbeda.
Ini
pun menjadi dalil, bahwasanya rasulullah pernah berdo’a meminta turun hjan saat
berkhutbah di hari jum’at.
Wa a-Lahu A'lam
bi al-Shawwab.
Komentar
Posting Komentar